Rabu, 02 Maret 2011

Bagaimana penguin bisa bertahahan hidup di suhu extreme




Herianus/Fotokita.net
Penguin mengalami evolusi pada alat yang berguna untuk
mempertahankan kehangatan tubuh mereka. Demikian
diperkirakan oleh para ilmuwan.
Kunci adaptasi sehingga penguin dapat bertahan hidup di udara
dingin di kutub selatan terletak pada jaringan pembuluh darah
yang ada di bahu yang membatasi hilangnya panas lewat sayap
mereka. Darah yang mengalir dari sayap ke tubuh akan melewati
aliran darah dari tubuh ke sayap. Hasilnya, darah dingin yang
mengalir dari sayap akan dihangatkan oleh darah hangat dari
tubuh ke sayap. Dengan demikian, kondisi hangat tetap
dipertahankan.
Untuk mengetahui evolusi penguin, para peneliti di University of
Cape Town di Afrika Selatan meneliti 7 penguin modern dan 19
fosil penguin. Pada spesies modern, jaringan pembuluh darah
yang berfungsi untuk menghangatkan terletak di belakang
lekukan tulang lengan atas yang disebut humerus.
Para peneliti dikejutkan dengan fakta kalau jaringan serupa mulai
berkembang paling tidak 49 juta tahun silam, ketika Bumi berada
pada fasa efek rumah kaca akibat gas semburan gunung api ke
atmosfer. "Kami menghubungkan alat penahan panas penguin
dengan pendinginan global yang terjadi sekitar 34 juta tahun
yang lalu," kata Daniel Thomas, paleontolog dari University of
cape Town, kepada LiveScience.
Penguin pertama yang diperkirakan memiliki jaringan
penghangat tersebut hidup di Gondwana, sebuah benua yang
sekarang telah punah dan kini dikenal dengan nama Seymour
Island. Saat itu, suhu di sana sekitar 15 derajat Celcius.
Bandingkan dengan suhu sekarang yang mencapai 1 derajat
Celcius.
Thomas dan timnya memperkirakan jaringan penghangat
pertama kali berevolusi agar penguin dapat menghemat energi
ketika harus menjelajah air dingin dalam waktu yang panjang.
Evolusi itu diikuti dengan perubahan struktur tulang yang
membuat penguin lebih mudah mengapung dan lebih cepat
melaju. Setika udara semakin dingin, jaringan itu berevolusi
sehingga penguin bisa masuk ke dalam lapisan es di Antartika.
Penguin sudah hidup di belahan bumi selatan selama 40-an juta
tahun. "Itu karena kemampuan mereka bertahan dalam suhu
yang sangat rendah," kata Thomas.


source: http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/321/
bagaimana-penguin-dapat-tahan-dingin

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls