Minggu, 09 Januari 2011

Ada Loh Loh . . . . Makhluk MakhlukHidup Hidup Yang Yang Ada Ada Di DiOtak Otak Kita Kita , , Mau MauTau Tau . . ? ? ( ( Cek Cek Disini Disini ) )



Mungkin kedengarannya
mengagetkan, namun ada
satu organisme yang bisa
berdiam di dalam otak
dan menyebabkan
kematian korbannya
secara cepat.
Organisme ini disebut
Naegleria flowleri
amoeba, dan ditemukan
diseluruh dunia.
Organisme ini kerap
muncul dalam tubuh yang
hangat dan stagnan di air
tawar, seperti danau,
sungai, mata air panas,
dan kolam renang yang
tidak diberi klorin. Amuba
ini tidak bisa masuk hanya
dengan minum atau
menyeberangi airnya;
infeksi baru terjadi jika air
naik ke hidung. Amuba ini
memasuki tubuh melalui
hidung, biasanya ketika
orang sedang berenang di
bawah air atau menyelam.
Dari hidung, amuba ini
menjalar ke serat saraf,
melewati tengkorak, dan
memasuki otak. Naegleria
ini menyukai kehangatan
otak dan akan
berkembang biak hingga
suatu hari, biasanya hanya
dalam waktu tiga hingga
tujuh hari, korbannya
tewas.
Terdapat sekitar 200 kasus
infeksi Naegleria yang
tercatat diseluruh dunia
dalam 40 tahun terakhir.
Anak-anak dianggap yang
paling berisiko karena
sistem kekebalan tubuh
mereka lebih lemah.
Namun, meski infeksi ini
jarang, jika agan dan
aganwati memutuskan
untuk berenang di air
tawar yang hangat, Jangan
Lupa Untuk Pakai Penjepit
Hidung !!
Siklus masuknya Naegleria
ke dalam otak manusia



Setelah masuk begini nih gan.



Penampakanya




Naegleria fowleri
(pelafalan /nə'ɡlɪə.ɹiə/)
(juga disebut "amuba
pemakan otak") adalah
protista yang hidup di air
tawar yang hangat, yang
bersuhu dari 25-35 derajat
celcius. Amuba ini masuk
kedalam grup Percolozoa
atau Heterolobosea.
N. fowleri dapat
menyerang sistem saraf
manusia; meskipun jarang
muncul, infeksi hampir
selalu menyebabkan
kematian korban.
Sejak tahun 1964 lebih
dari 60 kasus kematian
pada orang karena infeksi
parasit ini sehingga akibat
dari penyakit
“meningoencephalitis” (radang
selaput otak). Kejadian ini
dilaporkan dari negara
Ceko, Slovakia, Amerika
Serikat, Afrika, New
Zealand dan Australia.
Naegleria fowleria di
isolasi dari kasus
kematian tersebut. Ameba
ini membunuh hewan
percobaan pada beberapa
laboratorium pada waktu
diinjeksikan intra nasal,
intra vena dan
intracerebral. Organisme
ini tidak membentuk cyste
atau flagella dalam tubuh
hospes dan vakuolanya
berisi sel debris (serpihan
sel) dari hospes.
Hampir semua kasus
meningoencephalitis
sangat erat hubungannya
dengan kolam renang
atau danau. Hal ini sangat
mungkin terjadi
trophoszoit masuk melalui
hidung pada waktu
penderita menyelam
dalam air. Kasus yang
telah dilaporkan
menunjukkan bahwa
infeksi terjadi waktu
orang Muslim berwudhu
dengan membasuh hidung
5 X sehari terjadi pada
petani muslim di Nigeria.
Setelah trophozoit masuk
kedalam hidung maka
amoeba ini bermigrasi
sepanjang syaraf
olfactorius melalui
lempengan Cribiform dan
menuju kranium.
Kematian disebabkan oleh
kerusakan jaringan otak
dengan cepat dan hanya
beberap pasien berhasil
diselamatkan.


sumber :http://
faktabukanopini.blogspot.com/2011/01/
makhluk-hidup-yang-ada-
di-otak-kita.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls