Minggu, 31 Oktober 2010

Agar tehindarkanker leher rahim



VIVAnews - Kanker
leher rahim dan
payudara adalah dua
jenis kanker yang
paling banyak
terdeteksi di
Indonesia. Penyakit
mematikan ini
umumnya menyerang
wanita usia
produktif.
"Di beberapa daerah
kanker di Indonesia,
serviks dan kanker
payudara menyerang
usia produktif. Secara
global jumlah
penderita kanker juga
meningkat akibat
gaya hidup yang
tidak sehat," ucap
Ketua Umum Yayasan
Kanker Indonesia,
Adiati Arifin Siregar,
di sela-sela Jakarta
RACE (Race Against
Cancer Everyone)
2010, Minggu, 31
Oktober 2010.
Data Yayasan Kanker
Indonesia
menunjukkan, kanker
leher rahim yang
disebabkan Human
Papiloma Virus (HPV)
merupakan jenis
kanker paling banyak
diderita. Jumlahnya
hampir 27 persen dari
seluruh kasus
penyakit kanker di
Indonesia.
Dari kasus yang
terdata, 70 persen
pasien menyadarinya
saat sudah stadium
lanjut. Kondisi ini
membuat pengobatan
semakin sulit dan
meningkatkan angka
kematian.
Kanker leher rahim
memang tak
memunculkan gejala
awal yang menonjol.
Tapi pencegahan
tetap bisa dilakukan
dengan memperbaiki
gaya hidup tak sehat,
menghindari
hubungan seksual
dengan banyak
pasangan, atau
hubungan seks usia
muda.
Cara lain adalah
melakukan deteksi
dini melalui metode
pap smear atau
pemeriksaan ke
dokter dengan
metode IVA (Inspeksi
Visual dengan Asam
Asetat). Metode ini
memeriksa langsung
kondisi leher rahim
dengan mengoleskan
larutan asam asetat
3-5 persen. Bila
setelah pulasan asam
asetat 3-5 persen ada
perubahan warna,
seperti tampak
bercak putih, bisa
jadi itu adalah gejala
prakanker leher
rahim.
Sedangkan kanker
payudara dapat
dicegah dengan
melakukan
pemeriksaan
mamografi. Ini adalah
pemeriksaan
payudara dengan
menggunakan sinar X
kadar rendah.
Ketua II Yayasan
Kanker Indonesia
bidang Pelayanan
Sosial, dr Melisa
Luwia, mengatakan,
setiap manusia
memiliki bibit
kanker. Hanya, ada
yang berkembang
menjadi sel
mematikan, ada yang
tidak. Jadi
pemeriksaan dini
sangat penting.
Yayasan Kanker
Indonesia akan terus
mendorong
pemerintah untuk
melakukan kampanye
meningkatkan
kepedulian terhadap
kanker. Beberapa
kanker yang harus
diwaspadai, seperti
kanker usus, kanker
prostat, kanker kulit,
kanker hati. Yayasan
akan membantu
masyarakat pengidap
kanker yang kurang
mampu.
sumber :http://
www.kaskus.us/
showthread.php?t=5772292

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls