Minggu, 24 Oktober 2010

Gejala-gejala yang akan terjadi menjelang kematian matahari



Matahari merupakan
sebuah bintang, sama
dengan bintang lainnya,
matahari juga memiliki
masa hidup. Jika bahan
bakar matahari habis,
maka matahari kita pun
akan berhenti melakukan
reaksi nuklirnya. Menurut
peneliti, matahari kita
akan mati sekitar 5 milyar
tahun lagi. Sekarang mari
kita kondisikan jika pada
saat matahari akan mati
masih ada kehidupan
manusia di bumi.
Untuk dapat
menghasilkan cahayanya
sendiri dan bersinar,
matahari memiliki bahan
bakar helium yang difusi
menjadi helium di inti
matahari. Matahari
menghasilkan energinya
dari reaktor nuklir
alaminya di pusatnya di
mana suhu di pusat
matahari berkisar sekitar
14.000.000 °C dan
bertekanan 1.000.000.000
atmosfir (tekanan di
permukaan bumi sekitar 1
atmosfir). Dengan
keadaan panas yang jauh
di atas panas membara
seperti itu, reaksi nuklir
fusi dapat terjadi di
matahari. Reaksi nuklir
yang terjadi di matahari
adalah reaksi peleburan
inti hidrogen menjadi inti
helium. Nah, setiap detik
657.000.000 ton hidrogen
diubah menjadi
652.500.000 ton helium.
Perbedaan massa sebesar
4.500.000 juta ton yang
hilang inilah yang diubah
menjadi energi. Jika
hidrogen mulai menipis,
inti matahari akan
melakukan penekanan
sehingga reaksi fusi yang
dilakukan semakin intens.
Hal ini berujung pada
kematian bintang. Proses
kematian matahari
mengakibatkan bencana
global dalam beberapa
tahapan, yaitu:

1Pada tahap pertama, suhu
bumi menjadi 50-60
derajat celcius. Pada suhu
yang seperti itu, pesawat
akan susah lepas landas
dan harus memiliki tenaga
yang lebih kuat. Semua
orang di dunia akan
kepanasan, tanaman akan
mati, dan es di kutub
akan mencair sehingga
permukaan laut dunia
akan naik 60 meter. Kota-
kota yang berada di
pinggir pantai akan
tenggelam.

2.
Pada tahapan kedua ini,
suhu meningkat hingga
100 derajat celcius di
permukaan bumi. Manusia
yang selamat akan pindah
ke bawah tanah, dan
manusia yang hidup di
permukaan akan mati.
Kalaupun kita ingin ke
permukaan maka kita
harus menggunakan baju
astonot. Kota-kota akan
terbengkalai, sumber-
sumber air akan
mendidih, organisme
terakhir yang masih hidup
adalah Cyanobacteria
yang tahan terhadap
panas. Magnetosfer atau
medan magnet bumi
ditembus oleh partikel-
partikel radiasi matahari.

Pada tahapan ini, suhu di
bumi meningkat menjadi
300 derajat celcius. Baju-
baju astronot sudah tidak
bisa melindungi. Orang-
orang yang tinggal di
bawah tanah pun akan
mati. Semua barang-
barang akan meleleh.
Beton-beton penyusun
gedung akan retak karena
airnya menguap. Tapi
bangunan-bangunan
zaman dulu seperti
piramida dan stonehenge
masih akan bertahan
karena tidak
menggunakan beton. Laut
sudah tidak ada airnya.
Kalaupun ada, airnya pasti
panas dan mendidih.
Konsentrasi O2 (oksigen)
rendah hingga di bawah
10% (karena panas dan
kalah dengan konsentrasi
uap air). Akibatnya,
walaupun panas, tidak
bisa terbakar karena
kekurangan oksigen.

4.
Pada tahapan ini,
matahari semakin
membesar. Kontraksi
gravitasi yang terjadi di
matahari menyebabkan
intinya semakin memanas,
dan helium yang
terbentuk sebelumnya
dari hidrogen melalui
reaksi nuklir, nantinya
akan membentuk inti
karbon yang lebih berat
lagi juga lewat reaksi
nuklir. Akibat kontraksi
gravitasi yang terjadi, inti
matahari semakin panas
dan konsekuensinya
permukaan matahari kita
akan membesar hingga
lebih dari 100 kali dari
matahari kita sekarang.
Planet Merkurius dan
Venus sudah ditelan oleh
matahari. Suhu bumi
mencapai 1300 derajat.
Piramida dan Stonehenge
pun akhirnya meleleh.
Tidak ada lagi kehidupan
di bumi, termasuk bakteri
Cyanobacteria. Tetesan air
yang terakhir sudah
menguap ke angkasa. Di
angkasa, H2O terkena
radiasi matahari dan
terpisah menjadi H dan O.
Hidrogen pergi ke
angkasa, namun
oksigennya kembali ke
bumi. Karena 02 tersebut
ada lagi maka bumi pun
terbakar. Bumi berubah
menjadi planet merah
yang terdiri dari batu
meleleh tanpa menyisakan
bekas-bekas peradaban.
Zona layak huni bergeser
ke daerah orbit Jupiter,
Saturnus, Uranus yang
dulunya dingin. Dan pada
akhirnya bumi ditelan
matahari.
Tapi semua ini hanya
hipotesa yang baru akan
terjadi 5 milyar tahun lagi.
Entah apakah masih ada
kehidupan di bumi pada
saat itu atau manusia
sudah pindah ke planet
lain.



sumber :http://
hermawayne.blogspot.com/2010/10/
gejala-gejala-yang-akan-
terjadi.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls