Minggu, 31 Oktober 2010

Robonaut 2, RobotSahabat ParaAstronot



Akhirnya, melalui
persiapan selama 15
tahun, robot pertama
yang mirip manusia, akan
meluncur ke luar angkasa
pada Senin 1 November
2010 mendatang.
Bersama rombongan
astronot yang
menumpang pesawat
ulang-alik Discovery,
Robonaut 2, nama robot
itu, akan bergabung
dengan astronot dan
kosmonot yang akan
mangkal selama beberapa
bulan di stasiun luar
angkasa internasional.
Robonaut 2 adalah robot
penerus Robonaut
generasi pertama, yang
sempat dikembangkan
oleh NASA dengan
berbagai mitra, termasuk
DARPA. Belakangan,
Robonaut 2
dikembangkan oleh NASA
bersama General Motor
sejak 2007. "Ini akan
menjadi robot humanoid
pertama di luar angkasa,"
kata NASA dalam blog
resminya.
Sesampainya di stasiun
luar angkasa, robot senilai
US$2,5 juta itu akan diuji
untuk memastikan
kemampuannya
mengerjakan berbagai hal
di kondisi tanpa gravitasi.
Robot ini akan membantu
tugas-tugas yang beresiko
bagi manusia.
"Tantangan yang kita
terima saat memulai
proyek Robonaut adalah
membangun sesuatu yang
memiliki kemampuan
menyelesaikan tugas-
tugas cekatan seperti
yang dikerjakan oleh
manusia," kata Rob
Ambrose, Acting Chief of
the Automation, Robotics,
and Simulation Division,
Johnson Space Center,
NASA, seperti dikutip dari
situs MSNBC.
Dari awal, robot ini dibuat
untuk bisa menyelesaikan
berbagai tugas dengan
amanah, dan aman,
berdampingan dengan
manusia. Oleh karenanya,
semua perangkat metal di
sekujur tubuhnya dilapisi
bahan empuk.
Ia memiliki jari, telapak
tangan yang sama dengan
manusia, sehingga bisa
mencengkeram atau
memegang amplop seperti
manusia. Sensor-sensor di
robot ini juga diprogram
seaman mungkin.
Bila dalam bertugas robot
merasakan obyek yang tak
diharapkan, misalnya ia
menabrak kepala astronot
manusia, robot ini
diprogram untuk segera
menghentikan
gerakannya. Bila ia
merasakan tekanan atau
pukulan dengan gaya
yang cukup besar, ia akan
segera mematikan dirinya.
Di awal-awal pengujian,
robot yang dikendalikan
lewat konsol mirip
komputer itu, akan
diberikan tugas-tugas
ringan yang
membosankan bagi
manusia, semisal
membersihkan susuran
tangga atau
membersihkan filter
udara.
Berikutnya, robot ini akan
diberi tugas yang semakin
sulit termasuk untuk
bermanuver di luar
stasiun antariksa
melakukan spacewalk dan
perbaikan-perbaikan
teknis.
“Proyek ini menunjukkan
harapan terhadap masa
depan generasi robot baik
di luar angkasa maupun di
bumi. Bukan sebagai
pengganti manusia,
namun sebagai
pendamping yang bisa
membantu berbagai
aktivitas," kata NASA.
Setelah itu, NASA belum
memiliki niatan untuk
membawa Robonout 2
untuk kembali ke bumi.
Artinya, bagi robot itu,
peluncuran Senin nanti,
akan menjadi tiket satu
arah ke 'rumahnya' di
antariksa.(vivanews.com)


sumber :http://
takunik.blogspot.com/2010/10/
robonaut-2-robot-sahabat-
para-astronot.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls