Senin, 18 Oktober 2010

Jejak Kaki TertuaBerusia 40.000Tahun

KAKI TUA DI DUNIA BARU:
40,000-tahun telapak kaki
manusia di Mexico terbuat
dari debu vulkanik dapat
menggoyahkan teori yang
sudah lama berdiri
tentang migrasi manusia
ke Amerika Utara dari
kepala sampai ke jari kaki.
(Liverpool John Moores
University - Bournemouth
University)



Ilmuwan Inggris percaya
bahwa di Mexico pusat
ada diperkirakan tapak
kaki manusia berumur
40,000 tahun. Penemuan
ini dibuat untuk
menantang penelitian
sebelumnya yang
mengatakan kedatangan
manusia pertama di
Amerika mendekati 13,500
tahun yang lalu.
Penemuan ini dilakukan
pada tahun 2003 oleh
Professor Mathew Bennet,
dari universitas
Bournemouth dan Dr.
Silvia Gonzalez, dari
universitas Liverpool John
Moores. Tapak kaki ini
ditemukan di daerah
pertambangan kuno dekat
pegunungan Cerro
Toluquilla di lembah
Valsequillo, terletak dekat
Puebla, selatan kota
Mexico.
Menurut Dr. Gonzalez,
tapak kaki ini berbentuk
fosil pada debu vulkanik
di pesisir danau vulkanik
kuno.
Dr. Gonzalez percaya
bahwa perubahan cuaca
dan letusan gunung Cerro
Toluquilla menyebabkan
tingkat ketinggian danau
vulkanik menjadi lebih
tinggi dan menurun, dan
memperlihatkan lapisan
debu vulkanik Xalnene.
Dr. Gonzalez mengatakan
jejak kaki ini terjadi ketika
ketinggian air meningkat
dan mengakibatkan ini
menjadi sekaras betonan.
Jejak kaki ini ditemukan
pada waktu pekerja
tambang memindahkan
kurang lebih tiga yard
endapan danau yang
mengendap di atas
lapisan debu vulkanik
dimana jejak kaki tersebut
berada.
Menggunakan teknologi
laser, sekelompok tim
ilmuwan menganalisa
jejak kaki itu dan
memperkirakan umurnya
sekitas 40,000 tahun lalu.
Penemuan ini mendapat
tantangan dari penemuan
sebelumnya tentang ide
penduduk pertama
Amerika.
Sebelumnya komunitas
ilmuwan percaya bahwa
manusia pertama tiba di
Amerika Utara setelah
jaman es lalu sekitar
13,500 tahun yang lalu.
Dipercaya bahwa manusia
menyeberangi jembatan
tanah yang dulu pernah
ada dari Asia menuju yang
sekarang dikenal dengan
Alaska dan akhirnya
menempati seluruh
benua.
Teori ini didukung oleh
penemuan peralatan batu
bernama Clovis. Peralatan
ini diperkirakan berumur
13,500 tahun yang lalu.
Profesor David Huddart,
dari universitas Moores,
dan kolabolator
penemuan ini
mengatakan: “Penemuan
jejak kaki manusia
berumur 40,000-tahun di
Mexico berarti model
kehadiran manusia ‘Clovis
Pertama’ tidak lagi bisa
diterima sebagai bukti
pertama kehadiran
manusia di Amerika ”.
Dr. Gonzalez mengatakan
penemuan ini mendukung
teori bahwa koloni
pertama mungkin datang
melalui air, menggunakan
rute migrasi perairan
Pacific, daripada dengan
jalan kaki dan
berkelompok kelompok
datang ke Amerika pada
waktu berbeda


sumber: http://
haxims.blogspot.com/2010/01/
jejak-kaki-tertua-
berusia-40000-tahun.html

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls