Senin, 15 November 2010

Jon Favreau, PenulisPidato Obama



Jakarta -Sebuah foto
beredar cepat di
ranah maya. Seorang
laki-laki muda
berambut cepak,
berkulit bersih,
hidung bangir dan
tubuh bagas. Foto itu
beredar lewat
Twitter, Facebook
dan Blackberry
Messenger.
Siapa dia? usut punya
usut, dialah Jonathan
Favreau, penulis
pidato Presiden
Amerika Serikat
Barack Obama.
Sejak kedatangan
Obama, juga
pidatonya yang
memukau di
Universitas Indonesia
kemarin, Jon Favreau,
begitu panggilannya
menjadi
perbincangan para
perempuan di
Twitter. Salah satu
yang memposting
fotonya, presenter
kondang, Sarah
Sechan. "I wanna do
bhinneka tunggal ika
with you," tulis Sarah
Sechan dalam akun
Twitter-nya.
Lahir di
Massachusetts, AS,
Favreau merupakan l
Rata Kiri
ulusan terbaik
College of Holly
Cross, pada 2004.
Setelah lulus, dia
langsung bekerja
pada calon presiden
dari Partai Demokrat
John Kerry. Waktu itu
umurnya baru 23
tahun. "Semua orang
melihat saya,
bingung, seolah
berkata 'siapa sih
anak ini'," kata Favs,
panggilannya.
Namun
kepiawaiannya
menyusun kata
membuat partai itu
kesengsem. Petinggi
Demokrat yang kini
menjabat Sekretaris
Gedung Putih, Robert
Gibbs,
merekomendasikan
Obama untuk
memakai tenaga Favs
dalam kampanye
senatnya. Kerja sama
itu diteruskan dalam
kampanye presiden
2008.
Dari Favs-lah lahir
"Yes We Can," slogan
sederhana namun
mendunia. Saat
Obama dilantik,
Januari 2009, Dia
tercatat sebagai
penulis termuda
untuk Pidato Presiden
di umur 27. Dia juga
mendapat ruang kerja
tersendiri di West
Wing Gedung Putih,
jadi nahkoda bagi tim
penulis pidato yang
terdiri atas penulis-
penulis senior.
Dalam melakoni
kerjanya, Favs sering
nongkrong bareng
Obama, guna
menyerap ide dan
tutur Presiden ke-44
AS tersebut. Saat
klub bisbol idola
Obama, White Sox
menyapu bersih Red
Sox yang dipuja Favs
2005 lalu, Obama
mendatangi mejanya
dan menyapu.
"Barack sangat
mempercayainya,"
ujar Penasihat Utama
Obama, David
Axelrod. "Dia
memberika otoritas
kepada Favs atas
kata-kata yang akan
diucapkannya."
Menurutnya, Obama
tidak memberikan
kepercayaan
sebanyak itu pada
banyak orang.
Favs terlihat sangat
menikmati dunianya.
Dia mengatakan
posisi ini akan jadi
kiprah terakhirnya di
dunia politik. "Di
luar ini, semuanya,
adalah antiklimaks,"
katanya.


sumber :http://
takunik.blogspot.com/2010/11/
jon-favreau-penulis-
pidato-obama.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls