Minggu, 21 November 2010

Teknik anchoring,untuk menjangkarsemangat Anda



Pernahkah anda
berpikir ketika
melihat lampu
merah
kendaraan anda
pasti berhenti.
Dan saat lampu hijau
semuanya jalan kembali.
Ini semua berlangsung
secara otomatis. Semua
orang sudah
mengetahuinya. Bila
lampu merah
melambangkan berhenti.
Hijau melambangkan
jalan. Dan kuning
melambangkan mereka
harus siap-siap untuk
jalan. Ini dalam istilah NLP
disebut dengan teknik
anchoring. Dalam bahasa
yang sederhananya kita
terjangkar oleh suatu
peristiwa. Sebagai
contohnya lampu merah
tadi.
Anchor ada tiga jenis.
Pertama, anchor secara
visual atau melalui
penglihatan. Pada saat
anda melihat orang yang
berbaju putih. Mungkin
anda pasti berpikir orang
tersebut perawat, suster
atau dokter. Kedua,
anchor secara audio
dilakukan melalui suara
atau bunyi-bunyian.
Contoh sederhanya adalah
bell sekolah. Pada saat
bunyi bell, siswa pun
secara otomatis sudah
mengetahuinya dengan
baik. Apakah saatnya
masuk kelas, keluar main
atau pulang sekolah?
Semuanya sudah terekam
di bawah sadarnya. Jenis
yang terakhir adalah
anchor secara kinestetik
atau gerakan. Pernahkan
anda mengetahui pada
saat seseorang menepuk
pundak anda. Baik itu
pundak bagian kiri
ataupun kanan. Secara
bawah sadar, bila ada
orang yang
melakukannya. Pasti
mereka adalah orang
dekat atau orang yang
sangat anda sayangi. Atau
pada saat anda menyuruh
orang diam. Cukup
dekatkan jari telunjuk ke
mulut. Lakukan beberapa
kali. Otomatis mereka
tahu, anda menyuruh
diam. Itu semua dilakukan
secara alamiah.
Ketika melakukan kelas
publik workshop Change
Your Mindset. Materi
anchoring termasuk salah
satu yang dibahas.
Bagaimana melakukan
anchoring yang baik dan
tepat? Inilah caranya:
Pertama, bayangkan pada
saat anda benar sedang
semangat atau percaya
diri.
Saya pun meminta
seorang peserta untuk
mau jadi sukarelawan.
Ternyata yang maju
adalah seorang wanita.
Saya pun menanyakan
kepadanya. ”Pernah
mengalami kejadian yang
membuat anda semangat
dan percaya diri ?”. Dia
pun menjawab,”Pernah”.
Baik. Silahkan duduk. Dan
nyamankan dirimu.
Relaks. Tarik nafas secara
perlahan …….Dan buang
secara perlahan
juga ….kemudian hitung
dalam hati. Dimulai dari
angka 1,2 …..teruskan
sampai angka yang
membuat kamu nyaman.
Kemudian amati
fisiologisnya (bahasa
tubuh). Bila sudah merasa
nyaman, baru lakukan
sugesti berikutnya. ”Baik.
Lihat persis kejadian yang
membuat kamu semangat
dan percaya
diri …….Dengarkan suara-
suara….baik suara dalam
hatimu atau suara lain
yang membuat kamu
makin semangat dan
percaya diri ……..Rasakan
sekarang….”. Teruskan
amati fisiologisnya….
Kedua, bila sudah
merasakan benar-benar
semangat lakukan
gerakan yang unik.
”Bila kamu sudah
merasakan…..benar-benar
semangat…….Lakukan
suatu gerakan unik…….
Boleh menggunakan
anggota tubuhmu atau
yang lain …. ”. Tidak
beberapa lama kemudian.
Diapun berteriak
semangat …… Dan saya
pun melihat dia
mengenggam kedua
tangannya dengan erat
dan kuat. Saya pun
melakukan validasi. ”Bila
kamu menggenggam
kedua tangan kamu
dengan erat dan kuat
Kamu menjadi lebih
semangat dan percaya
diri. Saya pun melihat
wajahnya menjadi
semangat ……
Oke….sekarang lepaskan
genggaman tanganmu….
Wajahnya pun
berubah ……Baik sekarang
genggam kedua tanganmu
lagi …..wajahnya pun
menjadi semangat
kembali ……” Saya
melakukan ini beberapa
kali untuk memastikan
bahwa anchor sudah
berlangsung dengan baik.
Ketiga, lakukan future
pacing (kejadian yang
akan datang)
”Baik…..bila kamu down
atau kurang percaya
diri …..kamu cukup
melakukan….dengan
menggenggam kedua
tanganmu dengan erat
dan kuat ….kamu menjadi
semangat dan percaya
diri. Diapun
menggangukkan
kepalanya. Pertanda dia
setuju. Bangunkan secara
perlahan.
Bila anda sudah
melakukan anhor
sebaiknya mulai ditest.
Setiap hari melakukan
semakin bagus. Membuat
anchor yang terbentuk
semakin kuat. Bila anda
tidak menggunakannya,
maka anchor tersebut
akan semakin lemah dan
hilang. Terpaksa anda
harus membuat anchor
yang baru lagi.
Oh, ya….bila melakukan
gerakan sebaiknya yang
unik. Biar anda sendiri
yang tahu artinya. Jangan
pernah melakukan
gerakannya yang sama
seperti orang lain.
Misalnya bersalaman,
jentik jari, tepuk tangan.
Semakin unik gerakan
anda semakin bagus.
Selamat melakukan
anchor sesuai dengan
selera anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls