Jumat, 05 November 2010

Angka TujuhMembuktikanMukjizat TerbesarNabi MuhammadSAW

Data angka membuktikan
bahwa Quran tidak
berubah dan
diselewengkan. Beberapa
orang percaya bahwa
Quran, yang ada di tangan
kita hari ini tidak lengkap
dan mengandung
sejumlah besar ayat-ayat
yang disembunyikan ...
Dapatkah bahasa angka
untuk membuktikan
keyakinan yang keliru
ini ?....
Beberapa menyatakan
bahwa Quran Utsmani,
semoga Allah meridhainya
bahwa Ia telah membakar
banyak ayat Al Quran
ketika dia mengumpulkan
Al Qur’an. Mereka
mengatakan; Utsman
telah membakar segala
sesuatu yang tidak sesuai
dengan ide-ide dan
pendapatnya ... Dan oleh
karena itu Al Quran
kehilangan banyak Firman
Tuhan, Apakah
pandangan ini benar?
Bisakah angka-angka
membuktikan bahwa
Qur'an sesuai keasliannya
dan lengkap seperti
diungkapkan oleh Allah,
tanpa penambahan dan
pengurangan?
Pada artikel ini kita tidak
akan menggunakan
retorika, tapi kita akan
menggunakan bahasa
angka-angka yang akan
menjawab bagi siapapun
yang menolak atau
meragukannya. Anggapan
bahwa Al Qur ’an telah
diselewengkan dan
dikurangi berarti akan
merubah jumlah angka-
angka yang akan
dibuktikan.
Jika kami
menemukan bahwa
jumlah ayat, surat dan
kata-kata sesuai dengan
perhitungan yang detail,
hal itu menunjukkan
bahwa Quran adalah
lengkap, seperti yang
dijelaskan oleh Allah.
Allah berfirman: (Tidak
terdapat kesalahan di
depan maupun
dibelakang. Ia diturunkan
oleh Dzat yang maha
perkasa lagi bijaksana
(Fushshilat: 42). Ini adalah
bukti firman Allah:
“ Kamilah yang
menurunkan Al Qur’an
dan kamilah yang
menjaganya ” (Al Hadid: 9)
Apa yang cocok untuk
urutan angka keajaiban
ini ???????
Tujuh (7) adalah
angka yang memiliki nilai
tersendiri dalam Al
Qur ’an. Ia disebut sebagai
As Sab’u Al Masani (tujuh
ayat yang senantiasa di
ulang-ulang sepanjang
zaman) dialah al Fatihah.
Thowaf di Kabah juga
dilaksanakan tujuh kali
putaran. Sujud, juga harus
bersentuhan tujuh
anggota badan, setiap
atom dari atom-atom
alam semesta terdiri dari
tujuh lapisan. Tanah
dimana kita hidup terdiri
dari tujuh lapisan, langit
diatas kita juga terdiri dari
tujuh tingkat, bilangan
hari juga ada tujuh hari,
dan masih banyak lagi
misteri tentang bilangan
tujuh.
Dalam sebuah
ayat: (dan kemudian
berbalik ke langit dan
membuat mereka tujuh
langit, dan Dia maha
mengetahui atas segala
sesuatu [Al-Baqarah: 29].
Saudara saya ajak untuk
merenungkan angka
tujuh. Angka ini punya
kaitan dengan keajaiban
Al Qur ’an. Dan
menunjukkan Al Qur’an
adalah mukjizat terbesar.
Ia tidak di tambah dan
tidak di kurangi, baik ayat
maupun hurufnya.
Kita semua tahu
bahwa jumlah ayat-ayat
Al-Qur'an adalah Surah
114, dan jumlah ayat-ayat
Al-Qur'an adalah ayat
6.236. Dan tentu saja
bergantung pada Al-Quran
yang ada di tangan kami,
sebuah Quran Madinah.
Turunnya Al Quran adalah
23 tahun.
Apa kaitannya angka
tujuh dengan angka-angka
diatas???
"Allah menurunkan Al-
Qur'an 114 surat dalam 23
tahun.
angka yang dihasilkan dari
deretan 23 dan 114 =
23.114 jumlah ini
merupakan kelipatan dari
tujuh (7) di kedua arah.
Ketika kita membaca
angka dari kiri ke kanan
adalah 23.114 = 7 × 3.302
Ketika kita membaca
nomor dari kanan ke kiri
adalah 41.132 = 7 × 5.876
Oke, dalam penemuan
selanjutnya: "Allah
menurunkan ayat-ayat
Alquran 6.236 dalam 23
tahun.
Angka 23, 6.236 dan
output dari deretan
angka-angka ini adalah
236.236 yang merupakan
kelipatan tujuh di kedua
arah juga.
Ketika kita membaca
angka dari kiri ke kanan
adalah 236.236 = 7 × 33.748
Ketika kita membaca
nomor dari kanan ke kiri
adalah 632.632 = 7 × 90.376
Oke, kita lanjutkan:
bahwa Allah menurunkan
Al Qur ’an 6.236 ayat dan
ditempatkan di 114 surat.
Gabungan dari 6.236 ayat
dan 114 surat adalah
1.146.236, sejumlah tempat
yang terdiri dari tujuh
merupakan kelipatan dari
tujuh di kedua arah.
Ketika kita membaca
angka dari kiri ke kanan
adalah 1146236 = 7 ×
163.748
Ketika kita membaca
nomor dari kanan ke kiri
adalah 6326411 = 7 ×
903.773
Dari beberapa data yang
saya tulis, dengan bukti
yang jelas, apakah Anda
masih ragu kalau Al
Qur ’an adalah bukan
mukjizat Nabi Muhammad
atau Al Qur ’an pernah
ditambah atau dikurangi?
Kita semua tahu bahwa
ayat pertama dalam
Alquran adalah
(?????? ??????? ??????????? ??????????)
dan ayat terakhir dalam
Quran adalah
(???? ?????????? ??????????),
dari dua ayat ini kita akan
mengetahui bahwa setiap
huruf dari al Qur ’an tidak
ada tambahan dan
pengurangan. Ini
menunjukkan bahwa Al
Qur ’an dari awal sampai
akhir adalah asli dan
benar.
?????? ??????? ??????????? ??????????
Kalau di
angkakan, kalimat
bismillah… adalah
sejumlah 6 (???), 3 (????) ,4
(??????), 6 (??????) , kita
dihadapkan dengan
nomor: 6.643 dan jumlah
ini merupakan kelipatan
dari tujuh adalah sama
dengan:
6.643 = 7 × 949
Tapi apakah ini
suatu kebetulan dan
bagaimana untuk
memastikan itu bukan
suatu kebetulan?
Jawabannya adalah bahwa
kita beralih ke ayat lain
dalam Alquran, dan
menulis bahasa kata-
kata: ???? ?????????? ??????????
Tetapi kalau
diangkakan, ayat terakhir
surat An Nas ini sebagai
berikut: 5 1 5 2 atau 5.152
merupakan kelipatan dari
tujuh juga, di mana kita
dapat mengatakan:
5.152 = 7 × 736
Perhatikan, ayat pertama
dan ayat terakhir dari Al
Qur ’an sama.
SUBHANALLAH.
Tapi apakah aturan ini
berlaku untuk kata
pertama dan kata terakhir
dalam Quran?
Kata pertama
dalam Quran adalah (???)
telah diulang dalam Al-
Qur'an 22 kali, dan kata
terakhir dalam Al-Quran
adalah (?????), telah
diulang dalam Al-Quran
241 kali, kata-kata ini
dalam angka sebagai
berikut: 241 22 dan
adalah membentuk untuk
memiliki sejumlah 24.122
kelipatan dari tujuh, yaitu:
24.122 = 7 × 3.446
Sesuai Asbabun
Nuzul, kata pertama
dalam yang turun
adalah ???? dan kata
terakhir (?? ??????) yang
berarti: (Dan takutlah
kalian akan hari ketika
kalian akan di kembalikan
kepada Allah dan
kemudian setiap jiwa akan
wafat dan mereka tidak
akan dirugikan) [Al-
Baqarah: 281], dan ketika
mencari kata (????), kita
menemukan itu diulang 3
kali dalam Quran, tetapi
firman (??????) terulang 15
kali. Kita menemukan
angka-angka yang bahasa
kata pertama diulang 15
kali dan kedua 3 kali dan
jumlah yang dihasilkan
deretan angka-angka ini
adalah 315 merupakan
kelipatan dari tujuh
sebagai berikut:
315 = 7 × 45
Akhirnya, pertama Surah
dalam Al-Quran diberi
nomor 1 dan Surah
terakhir diberi nomor 114,
dalam rangka untuk
memastikan bahwa tidak
ada lebih dan tidak
kurang, kita menemukan
referensi numerik dalam
dua angka 1 dan 114,
ketika kita gabungkan,
kita mendapatkan nomor
baru adalah 114-1
merupakan kelipatan dari
angka tujuh juga:
1141 = 7 × 163
?? ????? ?????? ?? ??? ???? ??? ?? ???? ????? ?? ???? ????
(tidak pernah datang
dalam Al Qur’an suatu
kebatilan, baik dari arah
depan maupun belakang.
Diturunkan oleh Dzat
yang Maha bijaksana lagi
Maha terpuji
????? ???? ???????
Disusun oleh: Abu Raghib
Al Bakhtari dalam
www.imanicollection.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls