Selasa, 09 November 2010

Pohon Sintetis yangBisa Menyerap CO2Seribu Kali LipatDibanding PohonAlam

Ide brilian bisa datang
dari mana saja. Untuk
tugas sekolah, sepuluh
tahun lalu, Klaus Lackner
menyarankan anak
perempuannya membuat
penyerap debu. Ternyata
tugas sekolah sang anak
memantik profesor
geofisika di Universitas
Columbia, Amerika
Serikat, itu berpikir lebih
jauh.



Dia lantas merancang alat
penyerap karbon dioksida
dari polusi kendaraan
bermotor dan pabrik.
Dinamai "pohon sintetis",
alat itu bisa menyerap
CO2 seribu kali lipat dari
pohon alam.
Kini Laboratorium Global
Research Technologies,
Colorado,
mengembangkan pohon
sintetis berbahan
aluminium. Dan Komisi
Energi Amerika telah
menyetujuinya. "Tujuan
akhir proyek ini adalah
menyingkat 100 ribu tahun
penyerapan polusi oleh
pohon menjadi 30 menit
saja," kata Lackner
kepada CNN pekan lalu.



Bentuk pohon sintetis
mirip antena penyerap
sinar ultraviolet--
berukuran 30 x 5 meter.
Dasar kerjanya sama,
yakni menghadang karbon
dioksida di udara. Seperti
pohon asli, panel Lackner
mampu mengembuskan
oksigen. Sisa karbon bisa
dipakai untuk mesin
pengeboran minyak lepas
pantai, hidrokarbon, atau
avtur.
Satu pohon sintetis bisa
menyerap karbon dioksida
seluas satu hektare, atau
setara dengan 90 ribu ton
CO2 (emisi dari 15 ribu
mobil) dalam setahun. Jika
pohon sintetis bisa
diproduksi massal dan
efektif bekerja di negara-
negara maju, emisi karbon
di dunia bisa berkurang
setidaknya seperlimanya.
Setiap tahun ada 29 miliar
ton karbon dioksida
terpompa ke atmosfer: 80
persen berasal dari
kendaraan bermotor.
Setiap 1 gram bensin
menghasilkan 3,14 gram
karbon dioksida. Di
Indonesia, konsumsi
bensin per tahun
mencapai 584 juta barel
per tahun. Artinya, ada
291,5 juta ton karbon
dioksida yang kita
hasilkan dalam satu
tahun.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls