Selasa, 02 November 2010

RI Ranking 2 JumlahKorban BencanaTerbesar



Indonesia menempati
peringkat kedua
dalam daftar jumlah
korban tewas
terbanyak akibat
bencana alam di Asia-
Pasifik. Selama kurun
20 tahun, berbagai
bencana alam di
negeri ini juga telah
menimbulkan
kerugian ekonomi
sedikitnya US$22,5
miliar.
Data tersebut
tercantum di laporan
"The Asia Pacific
Disaster Report 2010"
yang disusun oleh
Komisi Ekonomi dan
Sosial PBB untuk
kawasan Asia dan
Pasifik (ESCAP) dan
Badan PBB Urusan
Strategi Internasional
untuk
Penanggulangan
Bencana (UNISDR).
Dipublikasikan
Selasa, 26 Oktober
2010, ini merupakan
kali pertama PBB
menyusun laporan
khusus mengenai
bencana alam di Asia-
Pasifik.
Laporan itu, seperti
yang dipaparkan di
laman ESCAP, merinci
daftar negara di Asia
Pasifik yang
mengalami bencana
alam selama periode
1980-2009. Bencana
alam itu baik berupa,
banjir, kekeringan,
letusan gunung
berapi, tanah
longsor, dan lain-lain.
Indonesia menempati
posisi keempat dalam
jumlah kasus bencana
alam di Asia-Pasifik.
Selama 1980-2009,
negeri ini mengalami
312 kasus. Peringkat
pertama dihuni China
(574 kasus), kemudian
disusul India (416),
Filipina (349), dan
Indonesia.
Namun, berdasarkan
peringkat jumlah
korban tewas
terbanyak, Indonesia
menempati posisi
kedua, di bawah
Banglades. PBB
mendata sedikitnya
terdapat 191.164 jiwa
yang tewas akibat
bencana alam di
Indonesia selama
1980-2009. Di
Banglades, bencana
alam dalam 20 tahun
merenggut nyawa
191.650 jiwa.
Untuk kerugian
ekonomi akibat
bencana alam,
Indonesia berada di
peringkat ke delapan.
Selama 1980-2009,
negeri ini menderita
kerusakan ekonomi
senilai US$22,5
miliar. Penentuan
nominal kerugian itu
beradasarkan pada
riset harga PBB tahun
2005. Peringkat
pertama diduduki
China, yaitu senilai
US$322 miliar.
Sedangkan pada
katagori jumlah
korban selamat yang
menderita kerugian
akibat bencana,
Indonesia berada di
posisi kesembilan.
Selama 1980-2009,
sedikitnya terdapat
18 juta warga di
Indonesia yang
menanggung derita
akibat bencana
kendati mereka
selamat. Peringkat
pertama ditempati
China.
Laporan ESCAP-
UNISDR itu juga
mengungkapkan
bahwa negara-negara
di Asia-Pasifik empat
kali lebih rentan
dihantam bencana
alam ketimbang di
Afrika, bahkan 25 kali
lebih rentan
ketimbang di Eropa
dan Amerika Utara.
Laporan itu juga
menilai bahwa
kerugian akibat
bencana alam
diperparah oleh
kemiskinan. Tingkat
kerentanan lebih
besar diderita warga
miskin dan ini berasal
dari ketimpangan
sosial-ekonomi dan
lingkungan alam.
"Sepanjang
ketimpangan itu
tidak diatasi, mereka
yang terus-menerus
berisiko dihantam
bencana alam akan
tetap miskin dan kian
rentan pula diterpa
bencana. Situasi ini
menciptakan
lingkaran setan
sehingga sulit untuk
keluar," kata Noeleen
Heyzer, Sekretaris
Eksekutif ESCAP,
dalam pernyataan
bersama dengan
Magaretha
Wahlstrom, Utusan
Khusus PBB untuk
Pengurangan Risiko
Bencana.
(vivanews.com)


sumber :http://
takunik.blogspot.com/2010/10/
ri-ranking-2-jumlah-
korban-bencana.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls