Selasa, 02 November 2010

Sandberg, WanitaCantik di BalikKesuksesanFacebook



Nama Sandberg memang
jauh dari sorotan Media,
jika dibandingkan dengan
Zuckerberg. Tapi perlu
diketahui ditangannyalah
semua urusan operasional
Facebook dipegang.
Sandberg adalah sosok
sahabat paling berharga
Zuckerberg. Pertemuan
rutinnya dengan
Zuckerberg yang selalu
tertutup telah membantu
menjaga pertumbuhan
pesat Facebook hingga
mampu membius 500 juta
pengguna.
Sejak mantan Vice
President of Global Online
Sales and Operations
Google itu mengambil alih
operasional Facebook,
'kehidupan' situs jejaring
sosial itu mulai
menunjukkan perbaikan.
Facebook mencapai salah
satu tahap yang bisa
disebut ajaib. Di masa
pertumbuhan itu, jumlah
tenaga kerja meningkat
enam kali lipat, menjadi
hampir 1.800. Untuk
pendapatan, tahun ini
Facebook diprediksi
meraup USD1,6 miliar .
Jadi bisa dilihat
bagaimana sentuhan
tangan lembut Sandberg
menangani operasional di
situs yang didirikan sejak
2004 tersebut.


Salah satu alasan
tingginya pertumbuhan
penjualan di Facebook
adalah hubungan dekat
Sandberg dengan banyak
pengiklan terbesar di
dunia. Pengalaman
Sandberg sebagai
eksekutif senior di Google
membawa kontribusi
besar untuk kestabilan
Facebook, yang telah
menderita lama akibat
kekacauan hengkangnya
beberapa eksekutif dan
karyawan di masa-masa
awal berdiri.
"Salah satu alasan
perusahaan melakukannya
dengan baik adalah
karena mereka berdua
bergaul dengan baik,"
kata Mike Schroepfer, vice
president for engineering
Facebook mengomentari
Sanberg dan Zuckerberg
seperti dilansir New York
Times, Senin (4/10/2010)
Istri dari CEO
SurveyMonkey, David
Goldberg ini sangat fokus
pada pengembangan
bisnis, perluasan
internasional, dan
memupuk hubungan
dengan pengiklan besar.
Selama ini Zuckerberg
dianggap hanya fokus
pada apa yang paling
disukainya,
pengembangan Web dan
platform tanpa
memfokuskan pada hal-
hal besar untuk kemajuan
Facebook.
"Kombinasi antara Mark
dan Sandberg adalah
alasan utama Facebook
bisa tumbuh menjadi
besar," ujar Donald
Graham, the chairman of
the Washington Post
Company.
Saat ini, ibu dua orang
anak itu sedang memiliki
tugas besar untuk
menyulap citra Zuckerberg
setelah kemunculan film
'The Social Network' yang
dianggap menyudutkan
bosnya. Di Film tersebut
Zuckerberg digambarkan
sebagai seorang
penyendiri yang mungkin
telah mencuri ide
Facebook dari orang lain.
"Dia malu dan tertutup
dan dia sering tidak
tampak sangat hangat
untuk orang yang tidak
dikenal, tapi dia hangat,"
kata Sandberg
menanggapi komentar
miring mengenai
Zuckerberg.
"Dia benar-benar peduli
tentang orang-orang yang
bekerja di sini," bela
Sandberg.
Sebagai seorang sahabat,
jebolan master Harvard
University itu akan
membela mati-matian
Zuckerberg. Sandberg
bahkan tak segan
memberikan masukan
pada Zuckerberg agar bisa
tampil menarik, cerewet
dan tetap tenang di
tengah pusat perhatian.
Kehadiran Sandberg di
Facebook ini juga
dianggap berbagai
kalangan sebagai faktor
yang sedikit mampu
meredam persaingan
antara Google dan
Facebook. Pada saat
Sandberg meninggalkan
Google, unit yang
dipegangnya telah
berkembang dari
segelintir orang atau
sekira 4.000 karyawan,
menjadi seperempat dari
total karyawan Google.
Divisinya menyumbang
lebih dari setengah
pendapatan perusahaan.
Dia juga membantu untuk
mendirikan lembaga
Filantropi Google.
Eric Schmidt, Chief
Executive Google,
mengatakan Sandberg
adalah 'superstar' Kendati
demikian ada sedikit
'cacat' pada diri Sandberg
ketika ia membajak
sejumlah eksekutif Google
dan karyawan. Setidaknya
ada 200 mantan karyawan
Google yang sekarang
bekerja di Facebook.
sumber http://
www.dinohp.info/2010/10/
dibalik-kesuksesan-
facebook-ada-sosok.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls