Jumat, 17 September 2010

Halal BihalalDigemparkanKuntilanak !


SUASANA
Lebaran
di
Kabupaten
Pekalongan,
digemparkan
isu
kuntilanak.
Isu yang cepat meluas di
masyarakat setempat ini,
bermula ketika salah
seorang anggota DPRD
Kabupaten Pekalongan
Taufik Rizal SE, menggelar
acara halal bihalal di
kediamannya.
Usai salat Id, sudah
menjadi tradisi keluarga
besar anggota Fraksi PDI
Perjuangan bersilaturahmi
dan halal bi halal di
keluarga tertua, yakni H
Juhdi Fandil, ayah dari
Taufik Rizal di Desa
Karangsari, Kecamatan
Karanganyar, Kabupaten
Pekalongan. Saat ngumpul
bareng di ruang keluarga,
menantu dari Juhdi yang
bernama Mujahidin (32)
dari Wonopringgo,
mengabadikan acara
tersebut dengan
menggunakan kamera
ponsel miliknya.
Saat jepretan pertama, dia
terkejut karena muncul
penampakan seorang
gadis berambut panjang
di antara foto H Juhdi dan
H Haryanto. Dia pun
penasaran dan
mengulangi lagi
pengambilan gambar.
Namun, penampakan
gadis itu sudah tidak
nampak pada foto yang
kedua.
Dalam foto tersebut
terlihat jelas gambar
penampakan seorang
gadis berambut panjang
dengan pakaian serba
putih, muncul di antara
keluarga besar Rizal.
Padahal gadis tersebut
secara nyata tidak ada di
ruangan itu. Penampakan
hantu kuntilanak ini pun
menjadi perbincangan
hangat masyarakat di
Kecamatan Karanganyar.
"Setiap Lebaran, tradisi
kami ngumpul di keluarga
tertua yakni di tempatnya
Mas Rizal. Saat ngumpul,
Mas Mujahidin mengambil
foto bapak dan Mbah
Juhdi dengan kamera hp.
Saat dilihat hasilnya, dia
kaget karena ada
penampakan gadis. Dia
pun mengulangi lagi
mengambil foto, namun
foto yang kedua
penampakan itu sudah
tidak ada," jelas Tiyok
(26), anggota keluarga
besar Taufik Rizal,
semalam.
Ketakutan
Penampakan hantu
tersebut membuat
ketakutan penghuni
rumah, terutama anak-
anak dan kaum
perempuan. Mereka pun
tidak berani tidur sendiri.
Bahkan, untuk pergi ke
dapur atau kamar mandi
pun minta diantar.
"Awalnya keluarga takut,
terutama anak-anak.
Mereka tidurnya bareng-
bareng karena takut tidur
sendirian. Jika ke dapur
atau kamar mandi pun
minta diantar," tutur
Tiyok.
Beberapa masyarakat
yang melihat foto
tersebut pun merinding
saat melihat penampakan
hantu perempuan
tersebut. Sebagian besar
masyarakat belum bisa
percaya jika hantu bisa
diambil gambarnya,
meskipun itu secara tidak
sengaja. "Lihat fotonya
serem juga. Tapi apa
benar setan bisa difoto,"
ucal Koidah (24), warga
Desa Kayugeritan yang
sudah melihat foto
tersebut.
sumber:http://berita-
kilat.blogspot.com/2010/09/
halal-bihalal-digemparkan-
kuntilanak.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls