Rabu, 15 September 2010

Spanyol, TempatnyaJual Beli Spermadan Sel Telur


JAKARTA, KOMPAS.com —
Kebanyakan negara
melarang penjualan
sperma ataupun sel telur.
Tapi di Spanyol, transaksi
donor sperma dan sel
telur merupakan hal yang
wajar.
Banyaknya donor sperma
dan sel telur di Spanyol
tak lepas dari kebijakan
pemerintahnya yang
menyediakan imbalan
bagi pendonor. Seperti
yang dilansir surat kabar
The Guardian, tiap satu
sel telur dihargai 900 euro
atau sekitar Rp 10 juta.
Kebijakan ini membuat
Spanyol tak pernah
kekurangan donor. Malah
Spanyol memiliki predikat
sebagai tempat wisata
kesuburan. Tak hanya
surplus donor, Spanyol
juga unggul dalam hal
teknologi inseminasi
buatan.
Dibandingkan dengan
Inggris, Spanyol jauh lebih
unggul dalam hal ini.
Sebagai gambaran,
pasangan tak subur di
Inggris harus menunggu
selama 18 hingga 24 bulan
agar mendapat donor
untuk inseminasi buatan.
Itu pun tingkat
keberhasilannya hanya 45
persen.
Sedangkan di Spanyol,
pasangan tak subur
"hanya" disuruh
menunggu selama lima
bulan untuk prosedur
inseminasi buatan.
Tingkat keberhasilannya
juga lebih tinggi, sekitar
65 persen.
Soal harga pun bersaing,
ini karena banyaknya
donor yang tersedia.
Kalau dirata-rata, tiap
kunjungan hanya
memakan biaya 9.000 euro
atau sekitar Rp 100 juta.
Bandingkan dengan
Inggris yang memakan
biaya sekitar Rp 200 juta
untuk prosedur
inseminasi.
Tak heran bila banyak
pasangan yang
bermasalah dalam
memiliki keturunan
datang ke Spanyol untuk
mendapat donor. Nah,
tertarik ke Spanyol?
http://
takunik.blogspot.com/2010/08/
spanyol-surga-jual-beli-
sperma-dan-sel.html

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls