Jumat, 17 September 2010

Legenda Li ChungYun, Manusiaberumur 256 tahun


"Jagalah agar hatimu
tetap tenang, duduklah
seperti kura-kura,
berjalanlah dengan riang
seperti merpati dan
tidurlah seperti seekor
anjing." Itulah kalimat
nasehat yang diberikan
oleh Li Chung Yun ketika
seorang kepala suku
bernama Wu Pu Fei
mengundangnya ke rumah
dan menanyakan rahasia
umur panjang. Li Chung
Yun meninggal pada
tanggal 6 Mei 1933. Saat
itu usianya 256 tahun.
Mr Li tinggal di propinsi
Sichuan di Cina dimana
umur panjang
melambangkan kebesaran
seseorang. Pada saat
usianya 10 tahun, ia sudah
berkelana ke Kansu,
Shansi, Tibet, Annam,
Siam dan Manchuria
untuk mengumpulkan
tanaman obat. Ia terus
mengumpulkan tanaman
obat hingga berumur 100
tahun.
Beberapa sumber
mengatakan bahwa Mr.Li
telah menguburkan 23
Istri dan pada saat
meninggalnya ia hidup
bersama istri ke 24. Dari
ke-24 istrinya, Li memiliki
anak cucu hingga 11
generasi dan berjumlah
sekitar 200 orang. Ia
memiliki kuku yang
panjang sekitar 6 inci.
Walapun usianya sudah
200 tahun lebih, namun
dalam pandangan orang-
orang ia kelihatan seperti
seseorang yang berusia 60
tahun-an.
Menurut Mr. Li, ia lahir
tahun 1736. Namun pada
tahun 1930, seorang
profesor dari departemen
pendidikan universitas
Chengdu yang bernama
Wu Chung Chieh
menemukan sebuah
catatan dari kerajaan Cina
yang memberikan ucapan
selamat kepada Li Ching
Yun atas ulang tahunnya
yang ke-150 tahun.
Ucapan selamat itu
diberikan pada tahun
1827. Apabila pada tahun
1827 ia berulang tahun
ke-150, maka itu berarti
catatan kerajaan
menunjukkan bahwa Mr.
Li lahir pada tahun 1677
dan saat meninggal di
tahun 1933, ia berumur
256 tahun.
Pada saat kematiannya,
ucapan dukacita untuk
Mr.Li dipublikasikan oleh
media-media ternama
dunia, termasuk The New
York Times dan Times
Magazine.
Apakah Li lahir tahun 1677
atau 1736 seperti
pengakuannya ? Apabila
ia lahir tahun 1736 sesuai
pengakuannya, berarti ia
meninggal pada usia 197
tahun, jauh lebih lama
dibandingkan dengan
orang tertua yang pernah
tercatat yaitu Jeanne
Louise Calment dari
Perancis yang meninggal
pada tahun 1997 di usia
122 tahun 164 hari.
Sebelumnya, di Cina juga
pernah tercatat adanya
seorang yang bernama
Chen Jun yang dipercaya
meninggal pada usia 443
tahun.
Selama hidupnya, Mr Li
dikenal sebagai seorang
Herbalis dan ahli kungfu.
Pada tahun 1749 ketika ia
berumur 71 tahun, ia
pindah ke kota Kai Xian
untuk bergabung dengan
pasukan Cina sebagai
pelatih kungfu dan
penasehat militer.
Kisah hidupnya kemudian
mengalir seperti sebuah
kisah dari film-film silat
yang kita tonton. Salah
seorang murid Mr. Li,
yaitu Master Tai Chi
bernama Da Liu
menceritakan kisah ini.
Pada saat Mr. Li berusia
130 tahun, ia berjumpa
dengan seorang pertapa
di sebuah gunung yang
kemudian mengajarinya
Jiulong Baguazhang
(sembilan naga delapan
diagram telapak tangan)
dan Qigong (tenaga
dalam) dengan instruksi
pernapasan khusus,
pergerakan dan cara
mengkordinasikannya
dengan suara spesifik
serta rekomendasi
makanan. Da Liu
mengatakan bahwa Mr.Li
dapat memiliki umur
panjang karena ia secara
teratur melakukan
latihan-latihan tersebut
setiap hari, secara teratur,
dengan benar dan dengan
tulus selama 120 tahun.
Sampai saat ini, para
praktisi Jiulong
Baguazhang modern
mengakui bahwa
pengetahuan yang mereka
peroleh berasal langsung
dari Mr. Li.
Pada tahun 1933, ia
meninggal dunia. Mr li
pernah berkata kepada
seorang sahabat,"Aku
telah menyelesaikan
semua hal yang harus
diselesaikan di dunia ini,
sekarang aku akan
pulang." Li Chung Yun
meninggal tidak lama
setelah itu. Dan sejak itu
muncullah Legenda Li
Chung Yun, Manusia yang
berumur 256 tahun.
sumber: http://fenz-
capri.blogspot.com/2010/09/
legenda-li-chung-yun-
manusia-yang.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls